Senin, 06 Januari 2020

Rencana Bisnis


Happy Petshop


A. RINGKASAN EKSEKUTIF

Hobi yang tersalurkan dengan baik, bisa menciptakan sebuah lapangan pekerjaan. Bisnis yang berbasis akan hobi, akan sangat mudah sekali dikerjakan dan dijalani oleh pelaku bisnisnya. Tak heran jika banyak yang berhasil membangun usaha yang berawal dari sebuah hobi. Salah satu bisnis tersebut ialah usaha petshop.
Bermula dari sebuah hobi senang memelihara hewan, ditambah dengan tingginya minat masyarakat untuk memelihara hewan, membuat kami ingin menggeluti bisnis ini. Karena petshop merupakan bisnis yang sederhana dan mudah dikelola, walaupun membutuhkan modal yang lumayan besar dan banyak pesaing nya, inilah yang menjadi tantangan tersendiri untuk tidak takut mencobanya. Tapi bisnis ini menjanjikan keuntungan yang lumayan besar juga.
Bisnis yang akan kami jalan kan ini adalah bisnis petshop yang akan kami beri nama Happy Petshop. Happy Petshop akan melakukan bisnis dengan model  one stop service, artinya semua jenis pelayanan terhadap kebutuhan hewan akan dilayani guna menambah pemasukan, memperluas sasaran, menarik konsumen sebanyak-banyaknya dan menciptakan keprofesionalan.
Happy Petshop akan menyediakan layanan seperti grooming atau salon kucing dan anjing, tempat penitipan hewan, serta menjual kebutuhan dan keperluan hewan seperti aksesoris, makanan fresh pack/repack, shampo, obat cacing, vitamin, mainan hewan peliharaan dan juga pet cargo/travel bag untuk membawa hewan peliharaan.


B. VISI DAN MISI

Visi:
-       Merawat, melindungi, dan memberi kasih sayang
-     Menjadi petshop yang mensejahterakan hewan dan menjadi pilihan utama para pemilik hewan peliharaan.

Misi:
-       Meningkatkan pelayanan dalam perawatan hewan.
-       Ikut mendorong pemerintah agar lebih berperan dalam kepedulian terhadap hewan.
-       Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap hewan.
-       Berupaya menjadi petshop yang memiliki pegawai yang handal, jujur, dan disiplin.


C. PERUSAHAAN

a.      Kepemilikan Perusahaan
Kepemilikan perusahaan merupakan partnership yang bermula dari komunitas mahasiswa pecinta hewan.

b.      Sejarah Perusahaan
Happy Petshop bermula didirikan oleh 6 anggota mahasiswa pecinta hewan yang masing-masing memiliki kecintaan terhadap jenis-jenis hewan peliharaan. Yang akhirnya menjadi hobi yang menjadi bisnis dan menghasilkan uang.

c.       Lokasi dan Fasilitas Perusahaan
Lokasi petshop yang kami dirikan akan ditempat kan di lokasi yang strategis dan mudah untuk diakses pelanggan, yaitu dekat dengan perumahan di Jakarta Pusat. Kami akan mencari kios/ruko yang siap untuk disewakan untuk petshop kami. Kami akan memilih tempat yang menjorok kedalam, sehingga tidak terlalu dekat dengan jalan raya. Karena suara bising kendaraan akan membuat hewan menjadi lebih mudah stress. Dan di Happy Petshop terdapat fasilitas dog pool dan food courd.


D. PRODUK DAN JASA

Di petshop ini kami menyediakan layanan seperti grooming atau salon kucing dan anjing, dimana para pecinta hewan dapat membawa hewan peliharaannya untuk dimandikan dan diberi perawatan. Kami juga menjual kebutuhan dan alat perawatan hewan peliharaan, seperti makanan, shampo, aksesoris, mainan hewan peliharaan, vitamin dan obat-obatan hewan. Pelayanan lainnya adalah penitipan hewan peliharaan, yang dimana para pemilik hewan peliharaan dapat menitipkan hewan peliharaannya.

a. Deskripsi Barang dan Jasa

Daftar Harga Makanan Anjing
No
Nama Produk
Kuantitas
Harga Jual
1
Alpo
1 kemasan (isi 1kg)
Rp 38.000
2
Purina Proplan
1 kemasan(isi 2,7kg)
Rp 200.000
3
Pedigree
1 kemasan(isi 400gr)
Rp 20.000
4
Bingo
1 kemasan(isi 1kg)
Rp 17.000

Daftar Harga Makanan Kucing
No
Nama Produk
Kuantitas
Harga Jual
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Lara
Classic Adult Tuna
Classic Kitten
Classic Hairball
Bingo
Whiskas Adult Ocean
Whiskas Ocean Fish
Whiskas Junior Ocean
Whiskas Junior Mackerel
Eurika
1 kemasan(isi 500gr)
1 kemasan(isi 1,5kg)
1 kemasan(isi 1,5kg)
1 kemasan(isi1,5kg)
1 kemasan(isi 1kg)
1 kemasan(isi 1,4kg)
1 kemasan(isi 400gr)
1 kemasan(isi1,4kg)
1 kemasan(isi 85gr)
1 kemasan(isi 1kg)
Rp 26.500
Rp 55.000
Rp 63.000
Rp 62.000
Rp 22.000
Rp 58.000
Rp 13.000
Rp 64.000
Rp 5.500
Rp 45.000

Daftar harga vitamin dan obat anjing kucing
No
Nama Produk
Kuantitas
Harga Jual
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Bedak Doris
Natural Pet Salep
Obat Cacing Drontal
Revolution Cat Or Dog
Frontline Spray
Lactol (milk replacement)
Pet Cal
Ivomec
Ear So Fresh
1 bungkus
1 bungkus
1 tablet
1 tube
1 botol
1 botol
1 kemasan(isi180 tablet)
1 botol (isi 50 ml)
1 botol (isi100 ml)
Rp 17.000
Rp 60.000
Rp 25.000
Rp 125.000
Rp 135.000
Rp 187.000
Rp 350.000
Rp 400.000
Rp 75.000

Aksesoris untuk anjing dan kucing
No
Nama Produk
Harga Jual
1
2
3
4
5
Dot+Sikat
Mainan Bulu
Kalung Leher
Mainan Bola
Bola Bebunyi
Rp 35.000
Rp 21.000/biji
Rp 20.000
Rp 20.000
Rp 18.000

Shampoo anjing dan kucing
No
Nama Produk
Kuantitas
Harga Jual
1
2
3
4
5
Silky Show Shampoo
One Step Herbal Shampoo
Bright White Shampoo
Puppy And Kitten Shampoo
Energee Plus Shampoo
1botol
1botol
1botol
1botol
1botol
Rp 80.000
Rp 60.000
Rp 80.000
Rp 80.000
Rp 85.000

Pelayanan jasa yang sediakan adalah :
Penitipan anjing dan kucing :
  •  Anjing ras kecil per hari                      Rp 20.000
  •  Anjing ras sedang per hari                 Rp 22.500
  •  Anjing ras besar per hari                    Rp 25.000
  •  Kucing per hari                                   Rp 20.000


Perawatan anjing dan kucing :

1. Paket A :Basic Grooming  (harga 30.000)

Service yg diberikan :
  • Pembersihan telinga dan Pembersihan bulu di telinga
  • Potong kuku
  • Cukur bulu telapak kaki
  • Cukur bulu di perut / under belly shaving
  • Cukur daerah anus
  • Mandi dengan air hangat (khusus pengerjaan di tempat kami)
  • Pengeringan bulu
  • Parfume Hewan yang wangi


2. Paket B :Full Grooming (harga 80.000)

Service yang diberikan :
  • Paket Basic Grooming
  • Potong model seperti Hewan- Hewan untuk kontes


3. Paket C :Mandi Obat / Obat Kutu (harga 50.000)

Service yg diberikan :

  • Sama dengan Paket Basic Grooming, tetapi menggunakan medicated shampoo
  • Paket D :Cukur Botak (harga 70.000)
  • Service yang diberikan :
  • Paket Basic Grooming
  • Cukur Botak
  • Selain paket Grooming diatas, kami juga menyediakan ala carte menu seperti :
  • Cuci hewan plus Pembersihan telinga dan Pembersihan bulu di telinga (harga 15.000)


b.      Karakteristik dan Perbandingan Kompetitif Barang dan Jasa

Berikut ini akan kami jelaskan apa saja elemen yang ditawar kan di petshop kami yang berbeda dengan petshop lain, yaitu sebagai berikut:

1.      Produk yang berkualitas tinggi
Kami akan menjual makanan hewan yang memang sudah terbukti berkualitas, dan sudah memiliki merk brand bagus dan dikenal oleh para pecinta hewan. Dan juga kebutuhan hewan peliharaan seperti aksesoris, makan, shampo, vitamin dan mainan kucing yg unik dan berkualitas tinggi.

2.      Pegawai yang profesional
Pegawai menjadi peranan penting dalam usaha ini, pegawai yang direkrut adalah pegawai yang sudah berpengalaman dan mengerti tentang perawatan hewan peliharaan Happy Pets akan menanamkan sikap ramah kepada setiap konsumen yang datang.

3.      Gerai yang nyaman dan menarik
Happy Pets akan memberikan kenyaman untuk para konsumen yang datang, membuat konsumen merasa betah menunggu hewan kekamingan perawatan. Una pet shop juga akan di desain seperti minimarket untuk hal penjualan produk nya, seperti aksesoris, makanan, peralatan grooming atau salon hewan (shampoo, conditioner, gunting kuku, sisir, dll). Una pet shop juga akan menjadi tampat penitipan hewan yang nyaman untuk hewan peliharaan, dengan peralatan yang lengkap dan berkualitas.

4.      Harga yang ditawarkan relative murah dan terjangkau.

Senin, 04 November 2019

PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA

Struktur Organisasi

Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih orang yang bekerja bersama-sama dalam suatu bentuk yang ditetapkan untuk mencapai sejumlah tujuan. Sebuah toko kelontong yang dimiliki dan dioperasikan oleh sepasang suami isteri dapat disebut organisasi. Seorang pembuat boneka mempekerjakan orang lain untuk membantu usahanya dan kemudian membagi tugas kepada masing-masing orang. Setiap orang yang melaporkan pekerjaannya kepada orang tertentu yang ditunjuk disebut pengorganisasian (organizing). Setelah organizing dilakukan, perusahaan memerlukan struktur organisasi, pola organisasi yang meliputi pembagian posisi dalam organisasi dan hubungan di antara posisi-posisi tersebut. Diagram organisasi ialah diagram yang menggambarkan posisi dan hubungan dalam sebuah organisasi, mengungkapkan struktur organisasi perusahaan. Contoh bagan organisasi tampak dalam gambar di bawah ini :


Bentuk Struktur Organisasi 

1. Fungsional

Orang-orang dikelompokkan ke dalam departemen departemen menurut kesamaaketerampilan dan aktivitas-aktivitas kerja.
struturfungsional.jpg

Keunggulan Fungsional :

  • Penggunaan sumberdaya yang efisien, skala ekonomis.
  • Spesialisasi keterampilan yang mendalam dan pengembangan.
  • Kemajuan karier dalam departemen fungsional.
  • Panduan dan pengendalian dari manajemen Puncak.
  • Koordinasi yang luar biasa dalam fungsi-fungsi.
  • Pemecahan masalah teknikal yang berkualitas.

Kelemahan Fungsional :

  • Komunikasi lintas departemen fungsional yang buruk
  • Tanggapan lambat yang diberikan pada perubahan lingkungan, ketinggalan inovasi
  • Keputusan terkonsentrasi pada hirarki puncak, menciptakan penundaan
  • Tanggung jawab bagi masalah yang muncul sulit ditunjukkan secara tepat
  • Pandangan terbatas mengenai sasaran organisasi dari pada karyawan
  • Pelatihan manajemen umum yang terbatas bagi karyawan

2. Divisional

Departemen dikelompokkan ke dalam divisi mandiri terpisah berdasarkan pada kesamaan produk, program, atau daerah geografis. Perbedaan keterampilan merupakan dasar departementalisasi, dan bukannya kesamaan keterampilan.
divisional.jpg

Keunggulan Divisional :

  • Cepat tanggap, fleksibilitas pada lingkungan yang tidak stabil
  • Memperhatikan kebutuhan konsumen
  • Koordinasi yang luar biasa lintas departemen fungsional
  • Pembebanan tanggung jawab yang jelas bagi permasalahan produk
  • Penekanan terhadap keseluruhan produk dan tujuan divisional
  • Pengembangan keterampilan manajemen umum

Kelemahan Divisional :

  • Duplikasi sumberdaya lintas divisi
  • Kurang pendalaman teknis dan spesialisasi dalam divisi-divisi
  • Koordinasi yang buruk lintas divisi
  • Kurangnya kendali sumberdaya menajemen puncak
  • Kompetesi untuk sumberdaya perusahaan

3. Matriks

Rantai komando divisional dan fungsional diimplementasikan secara simultan dan membebani satu sama lainnya dalam departemen yang sama. Terdapat dua rantai komando, dan beberapa karyawan memberikan laporan pada dua bos.
matrik

Keunggulan Matriks

  • Penggunaan sumberdaya yang lebih efisien dibandingkan pada hirarki tunggal.
  • Fleksibilitas dan adaptabilitas terhadap lingkungan yang terus berubah.
  • Pengembangan keterampilan manajemen umum dan spesialis.
  • Kerja sama interdisiplin, ketersediaan ahli untuk seluruh divisi.
  • Pelebaran tugas-tugas bagi para karyawan.

Kelemahan Matriks

  • Frustasi dan kebingungan dari rantai komando ganda.
  • Konflik tinggi antara dua sisi matriks.
  • Banyak pertemuan, lebih banyak diskusi daripada tindakan.
  • Membutuhkan pelatihan hubungan manusia.
  • Dominasi kekuatan oleh salah satu sisi matriks.

4. Tim

Organisasi membentuk serangkaian tim untuk menyelesaikan tugas-tugas khusus dan untuk mengkoordinasikan departemen-departemen utama.
tim

Keunggulan Tim

  • Punya beberapa keunggulan struktur fungsional
  • Mengurangi hambatan antar departemen, meningkatkan kompromi
  • Mengurangi waktu untuk merespon, keputusan lebih cepat diambil
  • Moril yang lebih baik, antusiasme dari keterlibatan karyawan
  • Mengurangi biaya overhead administrasi rutin

Kelemahan Tim

  • Loyalitas ganda dan konflik
  • Waktu dan sumberdaya lebih banyak untuk pertemuan
  • Desentralisasi tidak terencana

5. Jaringan

Organisasi menjadi suatu pusat yang kecil, terhubung secara elektronis dengan organisasi lainnya yang melakukan fungsi-fungsi vital. Departemen bersifat independen dan melayani kontrak dengan sentral untuk mendapatkan keuntungan.
jaringan.jpg

Keunggulan Jaringan

  • Daya saing global
  • Fleksibilitas tenaga kerja / tantangan
  • Mengurangi biaya administratif
  • Daya saing global
  • Fleksibilitas tenaga kerja / tantangan
  • Mengurangi biaya administrative

Kelemahan Jaringan

  • Tidak ada pengendalian langsung
  • Dapat kehilangan bagian organisasi
  • Lemahnya loyalitas karyawan

Deskripsi dan Spesifikasi Tugas/Jabatan

Sebuah deskripsi jabatan merupakan satu pernyataan tertulis tentang apa yang sesungguhnya dilakukan pemegang jabatan, bagaimana dia melakukannya, dan dalam kondisi apakah pekerjaan itu dijalankan. Deskripsi jabatan bukan sekedar menjelaskan tentang suatu jabatan, akan tetapi juga menjelaskan lebih lanjut tentang tugas-tugasnya, tanggung jawabnya, wewenang dan sebagainya. Dengan demikian, diharapkan setiap karyawan/pegawai yang memangku jabatan tersebut akan memahami batas-batas antara lain dari tugas-tugas, tanggung jawab serta wewenangnya. Hal ini tentu untuk menghindari terjadinya overlapping antara jabatan yang satu dengan jabatan yang lainnya. Agar deskripsi jabatan yang dibuat dapat merupakan landasan atau pedoman pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien, maka deskripsi jabatan yang dibuat haruslah sedemikian rupa sehingga tidak terjadi penetapan tugas-tugas antara jabatan yang satu dengan jabatan yang lain dapat menimbulkan kesimpangsiuran atau overlapping. Oleh karena itu, maka penyusunan deskripsi jabatan untuk suatu jabatan tertentu tidak lepas dari format standar yang harus dipenuhi. Walaupun tidak terdapat format standar yang baku dan berlaku untuk semua organisasi, namun secara umum deskripsi jabatan memuat hal-hal sebagai berikut :
  • Identifikasi jabatan.
Bagian identifikasi jabatan memuat informasi-informasi tentang nama jabatan, kode jabatan, tanggal analisis, penyusun, dan dalam departemen apa.
  • Ringkasan jabatan.
Ringkasan jabatan hendaknya menggambarkan sifat umum dari jabatan, yaitu berupa fungsi dan kegiatan utamanya.
  • Hubungan, tanggung jawab, dan kewajiban.
Bagian ini memperlihatkan hubungan pemegang jabatan dengan pihak atau bagian lain, baik di dalam organisasi maupun luar organisasi. Batas-batas tanggung jawab serta kewajiban utama jabatan itu juga perlu dijelaskan.
  • Wewenang dari pemegang jabatan.
Bagian ini menentukan batas-batas wewenag pemegang jabatan, termasuk wewenang pengambilan keputusannya dan batas-batas penganggarannya.
  • Standar kinerja.
Bagian ini menetapkan standar-standar yang diharapkan bisa dicapai oleh karywan pada masing-masing tugas dan tanggung jawab dari deskripsi jabatan.
  • Kondisi kerja.
Deskripsi jabatan juga akan merangkum kondisi kerja umum yang tercakup pada jabatan. Misalnya, masalah kebisingan, kondisi bahaya, dan suhu udara dalam ruang pekerjaan.
Spesifikasi jabatan (job specification) menunjukkan siapa yang melakukan pekerjaan itu dan factor-faktor manusia yang diisyaratkan (Handoko : 1996). Di dalam spesifikasi jabatan ditentukan kemampuan dan bakat dasar yang harus dimiliki untuk menjalankan pekerjaan. Pada umumnya spesifikasi jabatan memuat ringkasan pekerjaan yang jelas yang diikuti oleh kualifikasi definitive yang dibutuhkan dari calon yang memangku jabatan itu. Misalnya, tingkat pendidikan, keadaan fisik, pengetahuan dan kecakapan, status, jenis kelamin, umur, pengalaman, dan karakter.

Sistem Penggajian

Masalah Gaji/Pendapatan/Imbalan Kerja bagi Karyawan merupakan hal yang sensitif dan berpengaruh langsung pada produktivitas kerja individu. Bagi Perusahaan, sistem gaji yang telah ada bukan semata-mata hanya untuk memenuhi Peraturan Pemerintah dalam kaitannya dengan Upah Minimum Regional (UMR), tetapi yang lebih penting lagi yaitu untuk menciptakan keseimbangan / fairnesses antara apa yang diberikan Karyawan pada Perusahaan diimbangi oleh apa yang diberikan Perusahaan untuk Karyawannya. Hal ini tampaknya sederhana, tetapi dalam prakteknya sangatlah sulit, terlebih lagi bila Perusahaan belum memiliki Sistem Gaji yang mengacu pada obyektivitas beban kerja (work load) bagi para karyawannya. Apabila Perusahaan telah memiliki Sistem Gaji melalui pendekatan metode tertentu yang bersifat kuantitatif, akan sangat membantu bagi peyelenggaraan pemeliharaan SDM. Namun pada kenyataannya banyak metode kuantitatif yang ditawarkan dan setelah diterapkan tetap menimbulkan masalah bagi Perusahaan. Hal ini biasanya timbul karena metode tersebut kurang sesuai dengan karakteristik lingkungan Perusahaan yang ada di Indonesia dimana faktor-faktor yang berkaitan dengan masa kerja dan pengakuan terhadap pengalaman kurang dipertimbangkan. Selain itu aspek perlindungan dan kesejahteraan seperti pemberian asuransi, program pensiun yang umumnya diberikan Perusahaan dan dikelola oleh Instansi lain, memiliki kaidahkaidah yang telah diatur oleh Perundangan Ketenagakerjaan tetapi tidak selaras dengan sistem gaji yang dianut oleh Perusahaan. Untuk itu adalah sangat bermanfaat bila Perusahaan menerapkan Sistem Gaji yang komprehensif, baik dari sisi aturan Pemerintah maupun untuk menciptakan kepastian dan kewajaran/fairnesses bagi Karyawannya serta setara untuk jenis dan skala Perusahaan yang serupa. Sistem Gaji dengan pendekatan kuantitatif pada umumnya akan lebih mudah diterima dan dipahami bagi setiap pekerjaan memiliki nilai/skor sebagai hasil pembobotan. Skor tersebut akan mencerminkan beban kerja bagi individu yang memangku pekerjaan tersebut.

Manfaat Sistem Penggajian

Manfaat Umum Kemanfaatan sistem penggajian pada umumnya merupakan gabungan antara Tujuan Manajemen Perusahaan dan harapan para Karyawan seperti antara lain :
  • Sebagai daya tarik bagi tenaga kerja yang diperlukan oleh Perusahaan.
  • Memelihara keberadaan Karyawan untuk tetap bergabung dengan Perusahaan.
  • Merupakan imbalan/kompensasi yang setimpal atas prestasi yang telah diberikan Karyawan.
  • Mencerminkan adanya keadilan yang mendasari perhitungan pembayaran imbalan untuk setiap pekerjaan sesuai dengan perbedaan masing-masing kontribusinya pada Perusahaan.
  • Tidak bertentangan dengan peraturan Pemerintah.
  • Tidak melebihi kemampuan keuangan Perusahaan, tetapi juga cukup atraktif bagi perusahaan sejenis
Manfaat Khusus Dengan sistem penggajian yang mendasarkan diri pada beban kerja (work load) dan dilakukan pembobotan secara kuantitatif, maka akan diperoleh manfaat antara lain :
  • Terukur bagi setiap pekerjaan; karena masing-masing memiliki nilai/skor yang ditentukan atau disepakati secara bersama-sama.
  • Mudah dilakukan penyesuaian terhadap keadaan/perkembangan ekonomi terutama atas terjadinya laju inflasi tahunan.
  • Fair karena sebanding dengan karya individu yang disumbangkan untuk tempat kerjanya.

Metode Pendekatan Sistem Penggajian

Pada prinsipnya, penilaian jabatan dilakukan dengan membandingkan antara suatu tugas/jabatan dengan jabatan lainnya. Dari perbandingan tersebut akan diperoleh nilai masing-masing jabatan yang merupakan nilai relatif suatu jabatan terhadap lainnya. Sesuai dengan tujuannya, maka hasil penilaian jabatan akan digunakan untuk menyusun sistem gaji; sehingga untuk kepentingan tersebut perlu diketahui karakteristik pekerjaan yang dapat dikompensasikan. Karakteristik-karakteristik tersebut lazim disebut sebagai faktor-faktor jabatan (job factors). Jadi obyek jabatan yang akan diperbandingkan dalam suatu penilaian jabatan adalah faktor-faktor jabatan. Biasanya obyek jabatan yang diperbandingkan diperinci dalam sejumlah faktor; semakin banyak jumlah faktor, akan makin memberikan hasil yang lebih teliti. Pada umumnya masing-masing faktor memiliki nilai kepentingan yang berbeda-beda untuk menyatakan perbedaan ini masing-masing faktor perlu diberikan bobot sesuai dengan nilai kontribusinya terhadap Perusahaan. Kontribusi yang dimaksud disini dapat memberikan pengertian yang bermacam-macam tergantung dari kebijakan yang diambil oleh Perusahaan. Akan tetapi pada umumnya bobot-bobot factor tersebut disesuaikan dengan manfaat yang diperoleh Perusahaan yang bersangkutan, khususnya didalam mencapai tujuan Perusahaan. Karena penilaian jabatan sifatnya merupakan perbandingan, maka faktor-faktor yang digunakan harus merupakan ciri utama pada seluruh (sebagian besar) tugas/jabatan yang digunakan sebagai pedoman untuk menilai seluruh jabatan pada struktur organisasi yang telah ada (direncanakan untuk dibuat). Dengan lain perkataan, masing-masing jabatan dibandingkan berdasarkan faktor-faktor yang terdapat dalam seluruh jabatan. Untuk lebih mempertajam aspek faktor-faktor tersebut maka fator itu harus diuraikan lagi dalam sub-faktor yang lebih rinci dengan tetap mempertimbangkan bahwa subfaktor inipun mewakili/terdapat dalam seluruh jabatan. Pada akhirnya setiap tugas/jabatan akan memiliki nilai dimana penilaiannya dilakukan dengan melibatkan individu/personel kunci dari dalam Perusahaan yang mengetahui cakupan tugas dari masing-masing pekerjaan/jabatan yang tertera pada struktur organisasi Perusahaan. Nilai hasil akhir pembobotan untuk suatu tugas/jabatan/pekerjaan disebut sebagai IMBALAN KINERJA yang diperoleh dengan mengalikan skor yang didapat sebagai hasil pembobotan dikalikan dengan konstanta rupiah tertentu . Sedangkan Gaji/Imbalan/Kompensasi yang diterima Karyawan adalah berupa hasil penjumlahan GAJI POKOK ditambah dengan IMBALAN KINERJA.

Ruang Lingkup Pelaksanaan Sistem Penggajian

Ruang lingkup penyusunan Sistem Gaji mencakup :
  1. Penelitian Pendahuluan (Preliminary Survey) :
    • Penelaahan Struktur Organisasi yang berlaku saat ini.
    • Evaluasi Pekerjaan/Jabatan (diasumsikan Job Description/Uraian Jabatan dan Spesifikasi Jabatan telah dimiliki).
    • Penelahaan berbagai jenis tugas/pekerjaan/jabatan di lapangan (on the spot).
  2. Pembuatan Desain Sistem Penggjian :
    • Penentuan Faktor-faktor dan Sub-faktor tugas/jabatan/pekerjaan.
    • Penyusunan Skala Faktor Jabatan.
    • Penyusunan Skala Gaji Pokok.
  3. Pembobotan Faktor dan Sub-faktor bersama-sama dengan Key Person (Counterpart);
  4. Pembuatan Skala Gaji Pokok dengan dasar Pengalaman/Masa Kerja dan Latar Belakang Keahlian.
  5. Penghitungan final Sistem Gaji/Imbalan/Kompensasi.
  6. Pembuatan Laporan Akhir
  7. Sosialisasi (memperkenalkan) Sistem Gaji/Imbalan/Kompensasi kepada Karyawan bersama-sama Key Person masing-masing Unit Kerja.

Blok Diagram Sistem Gaji

blokgaji.jpg